Kuliah di Inggris adalah impian banyak pelajar Indonesia. Prestise akademik, lingkungan multikultural, hingga peluang karier internasional menjadi daya tarik yang sulit diabaikan. Namun, satu pertanyaan yang kerap muncul sebelum memutuskan untuk terbang ke negeri The Beatles ini adalah: apakah mungkin meringankan beban biaya hidup dengan bekerja part time di Inggris?
Jawabannya: sangat mungkin. Bekerja paruh waktu bukan hanya sekadar menambah pemasukan, tetapi juga menjadi modal berharga untuk membangun pengalaman kerja internasional yang akan memperkuat profil profesional setelah lulus. Artikel ini akan membahas secara lengkap bagaimana sistem kerja part time di Inggris berjalan, berapa gaji part time di Inggris yang bisa kamu peroleh, serta apa saja hal penting yang perlu diperhatikan sebelum mulai bekerja.
Aturan Kerja Part Time di Inggris bagi Mahasiswa Internasional
Sebelum membahas soal penghasilan, penting untuk memahami regulasi yang berlaku. Pemerintah Inggris mengizinkan mahasiswa internasional pemegang full-time Student Visa untuk bekerja, namun dengan batasan yang harus dipatuhi.
Mahasiswa internasional di Inggris diperbolehkan bekerja maksimal 20 jam per minggu selama masa perkuliahan aktif. Sementara pada periode liburan resmi universitas — seperti summer break atau winter break — mahasiswa diizinkan bekerja penuh waktu (full-time).
Ada beberapa hal tambahan yang perlu diingat terkait aturan ini:
- Mahasiswa tidak diperbolehkan bekerja sebagai pekerja lepas (freelancer) atau membuka usaha sendiri.
- Pekerjaan yang diambil harus sesuai dengan ketentuan visa yang berlaku.
- Melanggar batas jam kerja dapat berujung pada pencabutan izin tinggal.
Berapa Gaji Part Time di Inggris untuk Mahasiswa?
Inggris memiliki sistem pengupahan minimum yang diatur secara ketat oleh pemerintah melalui dua skema utama: National Minimum Wage (NMW) untuk pekerja di bawah usia 21 tahun, dan National Living Wage (NLW) untuk pekerja berusia 21 tahun ke atas. Berikut tarif resmi yang berlaku per 1 April 2026:
| Kategori Usia | Upah Minimum per Jam (2026) |
| Usia 21 tahun ke atas (NLW) | £12,71 / jam |
| Usia 18–20 tahun | £10,85 / jam |
| Usia 16–17 tahun | £8,00 / jam |
| Peserta Magang (Apprentice) | £8,00 / jam |
Sebagai gambaran, jika kamu berusia di atas 21 tahun dan bekerja 20 jam per minggu, kamu berpotensi menghasilkan sekitar £254 per minggu atau kurang lebih £1.016 per bulan hanya dari pekerjaan part time. Jumlah ini cukup signifikan untuk menutupi sebagian kebutuhan hidup sehari-hari seperti makan, transportasi, hingga utilitas.
Angka-angka di atas merupakan batas minimum yang wajib dibayarkan oleh semua pemberi kerja. Banyak perusahaan, terutama di sektor ritel dan perhotelan, memilih membayar di atas tarif minimum tersebut.
Jenis Pekerjaan Part Time di Inggris yang Cocok untuk Mahasiswa
Ada banyak pilihan pekerjaan paruh waktu yang tersedia bagi mahasiswa internasional di Inggris. Berikut beberapa yang paling umum dan relevan:
1. Barista atau Staf Kafe
Menjadi barista adalah salah satu pekerjaan part time paling populer di kalangan mahasiswa. Selain mendapatkan penghasilan sekitar £9–£12 per jam, pekerjaan ini menawarkan fleksibilitas jadwal yang cocok disesuaikan dengan jam kuliah.
2. Pelayan Restoran (Waiter/Waitress)
Bekerja sebagai pelayan restoran memberikan gaji rata-rata £9–£10 per jam, ditambah potensi tips dari pelanggan. Pekerjaan ini juga melatih kemampuan interpersonal, manajemen waktu, dan kerja di bawah tekanan.
3. Tutor Privat
Bagi kamu yang memiliki keahlian akademik di bidang tertentu, menjadi tutor privat bisa menjadi pilihan menarik. Mahasiswa dapat mengajar mata pelajaran seperti matematika, sains, atau bahasa Inggris dengan tarif mulai dari £15 per jam.
4. Staf Ritel
Bekerja di toko ritel, supermarket, atau pusat perbelanjaan adalah pilihan yang sangat terbuka bagi mahasiswa. Jam kerja yang fleksibel dan lokasi yang tersebar di mana-mana membuat jenis pekerjaan ini mudah diakses.
5. Asisten Administrasi Universitas
Beberapa universitas menyediakan lowongan kerja internal untuk mahasiswanya sendiri, seperti asisten penelitian, staf perpustakaan, atau resepsionis. Pekerjaan ini biasanya sangat fleksibel karena memahami jadwal perkuliahan.
Hal Penting yang Perlu Diperhatikan Sebelum Kerja Part Time di Inggris
Patuhi Batas Jam Kerja Visa. Melanggar batas 20 jam kerja per minggu selama masa kuliah aktif bisa berakibat serius, termasuk pencabutan izin tinggal. Pastikan kamu mencatat jam kerja dengan teliti.
Daftarkan Diri untuk National Insurance Number (NIN). Sebelum mulai bekerja, kamu perlu mendaftar NIN melalui situs pemerintah Inggris. Nomor ini diperlukan untuk keperluan pajak dan penggajian.
Pahami Aturan Pajak (Tax). Sebagai pekerja di Inggris, kamu berhak atas personal allowance — batas penghasilan bebas pajak sebesar £12.570 per tahun (2025/2026). Jika penghasilanmu masih di bawah angka tersebut, kamu kemungkinan tidak dikenakan pajak penghasilan.
Jangan Sampai Mengorbankan Akademik. Kuliah tetap menjadi prioritas utama. Bijak dalam mengatur waktu antara studi dan kerja adalah kunci agar keduanya dapat berjalan beriringan.
FAQ: Seputar Part Time di Inggris dan Beasiswa
Apakah semua pemegang student visa boleh kerja part time di Inggris?
Tidak semua. Mahasiswa yang belajar di program bahasa Inggris jangka pendek (di bawah 6 bulan) atau yang visa-nya secara eksplisit melarang bekerja, tidak diperbolehkan. Pastikan kamu membaca syarat dan ketentuan visa yang diterbitkan sebelum mulai bekerja.
Bisakah saya bekerja full time saat liburan kuliah?
Ya. Regulasi imigrasi melalui visa pelajar Inggris mengizinkan seluruh mahasiswa internasional untuk bekerja full-time secara bebas pada saat liburan resmi universitas, termasuk summer break.
Apakah gaji part time cukup untuk menutup biaya hidup di Inggris?
Bergantung pada lokasi studi. Biaya hidup di London jauh lebih tinggi dibandingkan kota-kota pelajar seperti Manchester, Leeds, atau Edinburgh. Namun dengan tarif upah minimum yang berlaku, gaji part time dapat membantu menutupi biaya makan, transportasi, dan kebutuhan sehari-hari.
Apakah ada beasiswa ke Inggris yang bisa saya lamar dari Indonesia?
Tentu ada. Salah satu yang paling bergengsi adalah LPDP yang membuka alokasi untuk studi di universitas-universitas Inggris terkemuka. Edlink+ConneX memiliki pengalaman mendampingi calon mahasiswa Indonesia dalam proses seleksi beasiswa di Inggris, mulai dari pemilihan universitas hingga persiapan dokumen aplikasi.
Bagaimana Edlink+ConneX bisa membantu saya mendapatkan beasiswa di Inggris?
Tim konsultan Edlink+ConneX siap membantu kamu memetakan pilihan universitas yang paling sesuai dengan profil akademikmu, menyiapkan personal statement yang kuat, hingga memandu proses pendaftaran beasiswa secara menyeluruh. Konsultasi pertama tersedia secara gratis.
Mulai Perjalanan Menuju Inggris
Bekerja part time di Inggris bukan sekadar cara untuk menambah uang saku, ini adalah kesempatan nyata untuk tumbuh sebagai individu, memperluas jaringan profesional, dan mendapatkan pengalaman lintas budaya yang tak ternilai. Dengan gaji part time di Inggris yang diatur oleh sistem pengupahan minimum yang adil, mahasiswa internasional memiliki perlindungan hukum yang jelas sekaligus peluang finansial yang nyata.
Namun, perjalanan menuju Inggris tentu dimulai dari langkah yang lebih besar: mendapatkan beasiswa. Jika kamu serius ingin melanjutkan studi ke Inggris dan butuh panduan dari para profesional yang berpengalaman, Edlink+ConneX siap menjadi mitra terpercayamu. Konsultasikan rencana studimu sekarang.



Comment